06 August 2008

ALQAEDA LARANG PEREMPUAN BELI TIMUN



IRAK: AL-QAEDA LARANG

PEREMPUAN BELI TIMUN



Al-Qaeda mulai kehilangan dukungan di Irak karena sikapnya yang brutal terhadap segala yang dianggapnya tidak islami – termasuk perempuan membeli mentimun.

Selain pembunuhan-pembunuhan sadis yang dilakukan para fanatik Muslim esktrimis pada siapapun yang menolak bersekutu dengan mereka, Al-Qaeda telah kehilangan banyak dukungan karena menerapkan aturan-aturan aneh terhadap hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Aturannya antara lain termasuk melarang para perempuan beli sayur-sayuran yang bentuknya ‘porno,’ begitu menurut salah satu ketua suku di propinsi barat Anbar.

Sheikh Hameed al-Hayyes, ketua Sunni, melaporkan pada Reuters: “Mereka bahkan membunuhi kambing-kambing betina karena kemaluannya tidak ditutupi dan buntut-buntut mereka mengarah ke atas, yang kata mereka adalah haram.

[Makanya om, kambingnya dipakein celana dong, biar para begundal islam itu gak horny liat kambing betina lu.. hahahaa..]

“Mereka menganggap mentimun seperti kemaluan pria dan tomat seperti kemaluan perempuan. Para perempuan tidak diperbolehkan beli mentimun, dan hanya pria yang boleh.” Aturan lain adalah melarang jual-beli ice cream karena ice cream tidak ada di jaman Nabi. Selain itu, salon kecantikan dan toko-toko kosmetik juga dibom.
Yang paling serius, kata Sheikh al-Hayyes, “Aku melihat mereka menjagal anak laki usia 9 tahun seperti jagal sapi, karena keluarga anak itu tidak mau bersumpah setia pada mereka.”


Taktik brutal seperti itu menimbulkan penolakan diantara kaum Sunni, yang dianggap Al-Qaeda sebagai pihak yang mereka lindungi, demikian kata sang Sheikh dan para pemimpin militer.


Letnan Kolonel Tim Albers, perwira intelijen Amerika, mengatakan pada kantor berita Reuters, “Siasat Al-Qaeda yang sangat banyak membunuhi penduduk sipili berbalik melawan mereka. Pihak Sunni tidak tahan lagi.

Al-Qaeda yang menyatakan diri melindungi masyarakat Sunni ternyata membunuhi masyarakat Sunni Irak lebih banyak daripada siapapun juga.”



[Muslim emang otaknya ngeres bin jorok!! Mosok timun dibayangin sebagai kelaminnya sendiri... mending kalo emang segede timun.., palingan juga cuma segede cabe rawit... makanya kemana-mana suka bawa bazoka sebagai kompesasinya... Hwuahahaaaa.... aya-aya wae orang-orang islam tuh ya.. tapi lumayan deh, ada bahan tertawaan sebagai hiburan yak...]




Sumber:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=27494
http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/middleeast/iraq/2538545/Al-Qaeda-in-Iraq-alienated-by-cucumber-laws-and-brutality.html

Last Updated: 8:30PM BST 11 Aug 2008

3 comments:

ridho said...

saya yakin anda juga tidak yakin apakah tulisan diatas benar2 terjadi anda hanya membaca buku atau mendengar info dari orang2 yang dari awalnya hendak memusuhi islam, jadi sangat diragukan obyektivitasnya. udahlah..... anda jangan memperkeruh perjalanan nasib bangsa Indonesia dengan berkedok kebenaran, kebenaran itu tidak pernah mencaci yang lain (muslim maupun non muslim)

adm2i2h said...

ridho, said; "saya yakin anda juga tidak yakin apakah tulisan diatas benar2 terjadi"

Apakah anda benar2 yakin thd apa yg saya yakini? Heheheheee..
-------


"anda hanya membaca buku atau mendengar info dari orang2 yang dari awalnya hendak memusuhi islam, jadi sangat diragukan obyektivitasnya."

Jd anda ingin mengatakan, pokoke kalo bertentangan dng islam itu berarti gak obyektif. Heheheheeee... nenek2 omponk jg bisa om..

Andre Gunawan said...

Tidak ada yang patut dipercaya dari semua postingan Anda. Benar, kebenaran tidak mungkin dibalut dengan sindiran atau mengkambinghitamkan orang/kelompok atau bahkan agama. Jadi, sangat sulit mempercayai anda dengan segala konspirasi dan rayuan untuk ikut dalam barisan Anda yang notabane memusuhi kami (orang Islam) Ketenangan hati kami saat ini (memeluk islam) bukanlah warisan dari Nenek Moyang kami, tapi sebuah jawaban atas berbagai pertanyaan yang kami cari dan telusuri. Jawaban seorang anak SMP Kelas III Palembang